SANUBARI TEDUH   Leave a comment

SANUBARI TEDUH

KATA-KATA WELAS ASIH DAN KEBIJAKSANAAN MASTER CHENG YEN

MENYINGSINGNYA SANUBARI TEDUH

 

1.  BIARLAH HIDUP BAGAI HARI NAN CERAH ( TUJUAN HIDUP )

  • Kemana pun kita pergi, selalu ada titik awal dan suatu yujuan.  Kita harus berjuang untuk menggapai tujuan kita sejak awal sekali hingga paling akhir, jangan pernah berhenti di tengah jalan.  Berhenti dan kembali berjuang dari tengah jalan itu lelbih melelahkan, dan bahkan berbahaya, daripada terus maju menuju pencapaian tujuan akhir.  Mendaki gunung adalah sebuah contoh yang pas.  Anda harus berdiri di dasar gunung atau terus mendaki sampai puncak.  Dengan berhenti di tengah pendakian gunung, Anda menempatkan diri sendiri dalam bahaya tertimpa batu-batu yang jatuh.
  • Dalam hidup ini, kita akan selalu menghadapi berbagai situasi yang tidak nyaman, saat-saat berkabut atau cuaca dingin yang tidak nyaman.  Jika kita tetap berpegang teguh pada tujuan kita, itu akan menjadi seperti sinar mentari hangat di musim dingin.
  • Hidup dipenuhi dengan perubahan, tetapi kebijaksanaan tidak lekang selamanya.  Cinta kasih adalah tak terbatas, dan semangat juang bertahan selamanya.
  • Apa yang dinamakan profesi itu hanyalah sebuah pekerjaan untuk mendapatkan uang.  Anda masuk kerja dan mencoba menuntaskan tugas Anda tepat waktu di kantor.  Akan tetapi, pekerjaan Tzu Chi tidak berhubungan dengan waktu bertugas atau tidak bertugas.  Setiap saat dalam hidup Anda, Anda harus tetap memegang teguh misi Anda.
  • Melakukan perbuatan baik selalu perlu waktu.  Inilah tujuan dan kewajiban hidup Anda.
  • Hidup berakhir dalam beberapa dasawarsa saja, sedangkan kebijaksanaan adalah abadi.  Seperti halnya kita memberi kehidupan bagi anak-anak kita, kita juga harus menyediakan kenangan indah dan pendidikan cinta kasih bagi mereka.  Dengan cara ini, kita dapat membuat kebijaksanaan kita lenggang
  • Mereka yang menjadi umat Buddha harus memiliki tujuan, sementara meraka yang menuntun orang lain emngenal ajaran Buddha harus bertanggung  jawab.  Laksana berlayar menyeberangi samudra kehidupan, kita harus memiliki tujuan.  Inilah tujuan menjadi umat Buddha.  Ia yang menuntun orang lain mengenal ajaran Buddha bagaikan seseorang yang melihat sebuah kapal yang hampir tersesat dan bergegas menyalakan lampu di mercusuar supaya kapal itu tahu jalan.  Inilah yang disebut bertanggung jawab.
  • Demi hidup seutuhnya, Anda harus terus menerus memanfaatkan kemampuan, bakat, dan kecerdasan Anda untuk sesame.  Kehidupan Anda harus menjadi seperti hari yang cerah, yang senantiasa memancarkan gairah hidup.  Jangan biarkan hati nurani Anda menjadi dingin.
  • Dunia, bangsa, masyarakat, dan keluarga tidak dapat mencapai keadaan damai dan ramah dikarenakan kita hanya berjuang untuk kelangsungan hidup, tetapi gagal untuk menemukan arti kelangsungan hidup.

Untuk Versi lengkapnya dapat download di sini

 

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s