Babak ke 37 “Melawat ke Neraka Potong Alat Kelamin dan Serangan Gigitan Tikus”   Leave a comment

Babak ke 37

“Melawat ke Neraka Potong Alat Kelamin dan Serangan Gigitan Tikus”

“Di malam hari yang larut dan sunyi, disaat rembulan bersinar terang, Aku membimbing Yang Sheng turun ke Alam Baka,Menerima Titah menyusun kitab kini setahun sudah berselang,Menyadarkan dan melintaskan umat yang sesat jalan ke seluruh penjuru jagad raya.”

Neraka apakah di depan itu? Mengapa terdengar jerit tangis dan suara tikus?Di depan sana adalah “Neraka Potong Alat Kelamin dan Serangan Gigitan Tikus”,termasuk dalam 16 sub seksi neraka di bawah kekuasaan Astana keenam.Di dalam penjara terlihat banyak tikus dimana-mana, menyerang pada roh dosa, setiaproh dosa diikat dalam posisi duduk di lantai, kedua tangannya tak lagi bisa melindungi diri, terdengar jerit kesakitan dan meronta-ronta sebisanya, dosa apakah yang sebenarnya mereka perbuat?Roh yang dihukum di neraka ini semuanya adalah roh dosa pria, semasa hidupnya suka berzinah, atau penggemar sex, melanggar pantangan hidup mengekang nafsu.Karena semasa hidupnya suka berzinah, merusak tata moral dan susila, maka selain alat kelaminnya dipotong, tikus-tikus itu masih dibiarkan menggigit akar alat kelamin dengan ganasnya, dengan maksud diberantas sampai ke akar-akarnya.Hukuman ini sungguh sakit sekali karena akar kehidupan erat kaitannya dengan hati, begitu dipotong dan digigit, sakitnya tak kepalang tanggung, dalam peribahasa dikatakan : “Jika memotong rumput tak sampai ke akar-akarnya, begitu tiupan angina musim semi tiba, maka akan tumbuh kembali.” Orang semacam ini karena kerakusannya yang berlebihan akan kenikmatan sex sesaat, sehingga menerima siksa keji ini.Para roh dosa ini diikat kedua tangannya, tikus-tikus menyelinap menyergap dari bawah,ada yang berteriak, bergulung di lantai hendak menghindar namun tak bisa, tikus-tikus itu sebesar kucing, tampak buas dan ganas, menggigit orang seperti sedang makan sesuatu.Si tikus paling suka menggigit kantungan dari kain, makan biji kacang, sama adegannya.Terlihat darah segar terus bercucuran, kasihan sekali umat yang karena haus kenikmatan sesaat, sehingga menciptakan keadaan tragis seperti ini!Dibawa keluar dua roh dosa untuk memberi pengakuan atas perbuatan dosa mereka semasa hidup, agar dimuat dalam kitab “Melawat ke Alam Neraka” untuk menyadarkanumat di dunia.

RohDosa 1 : Semasa hidup, saya masuk Perguruan Suci untuk membina jalan ke Tuhanan,saya telah bervegetarian dan berpantang, juga sudah berumah tangga. Kemudian karena iman saya tak kuat, saya menyeleweng dengan teman perempuan se Dharma, sehingga melanggar pantangan. Benar-benar menyia-nyiakan niat saya yang semula, setelah meninggal tak saja tak mendapat tempat di surga, malah dikawal oleh utusan neraka siHitam dan si Putih, setelah dihadapkan di Panggung Cermin Dosa, tampaklah semua perbuatan yang memalukan. Betapa malunya. Saya tak dapat berkata apa-apa lagi,kemudian saya diserahkan ke Astana keenam. Raja Pian Cheng gusar, mencela bahwasanya saya telah masuk Perguruan Suci dan telah berikrar berpantang tapi malah dilanggar sendiri, maka hukumannya diperberat, lalu diputus masuk “Neraka Potong Alat Kelamin dan Serangan Gigitan Tikus”, mula-mula alat kelamin saya dipotong, lalu diikatdi lantai, dibiarkan digigit oleh tikus, setiap hari saya gelisah dan bingung, serta merasakan sakit yang hebat, tapi apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur, sekali salahl angkah akhirnya menciptakan penyesalan sepanjang masa. Saya berharap pada umat didunia, jika sudah masuk dalam Perguruan Suci, harus menjaga aturan Sucinya, jika dilanggar, maka jasa pahala apa saja yang diperoleh akan tetap sulit untuk menebus kesalahannya.

CiHoet : Dalam pribahasa dikatakan ” “Berpantang hanya sampai sebatas pusar perut saja.” Seperti itulah contohnya. Bagian bawah pusar tidak ikut dibina dengan baik hingga bersih, maka ya biar opas neraka dan si tikus yang membenahinya, agar kau bisa lebih bersih. Akibat ini harus kau sendiri yang merasakan.Giliran roh dosa kedua menceritakan perbuatan semasa hidupnya.

RohDosa 2 : Sewaktu saya masih duduk di bangku sekolah SLTP, saya digoda oleh teman yang hina pergi ke lokalisasi WTS untuk main perempuan, setelah itu kalau punya uang, saya lalu pergi ke sana mencari hiburan, dan sering kali mengajak teman sekelas pergi bersama untuk cuci mata, sehingga badan yang masih dalam masa pertumbuhan menjadi rusak, malah ada yang terjangkit penyakit kelamin.Karena pada masa remaja membuat kesalahan suka main cabul, maka sesudah meninggal dihukum kemari menerima siksa, diri sendiri menderita tak ada orang yang mengetahui.Semasa hidup didunia seenaknya melakukan apa saja, sesudah meninggal malah susah melewati hari demi hari, pikir punya pikir sungguh menyesal namun sudah terlambat.

Pejabat : Di masa muda tak belajar menjadi baik, malah suka iseng main sex, belum nikah sudah kehilangan perjakanya, ini bisa dikategorikan sebagai “tak menjaga kesucian diri”, apalagi masih membujuk teman ikut terperosok, akar nafsu sexnya merajalela,maka sudah sewajarnya terperosok ke neraka ini.

YangSheng : Melihat mereka, saya merasa sangat kasihan, banyak sekali roh dosa yang dijebloskan ke dalam penjara ini, dosa apakah sesungguhnya yang mereka lakukan,sehingga dihukum kemari?

Pejabat : Setiap hari neraka kami kemasukan roh dosa dalam jumlah ribuan, maka kriteria perbuatan dosanya cukup luas, barang siapa yang terlalu gemar main pelacuran, akar nafsu sexnya (berzinah) tak dibersihkan; atau sebelum menikah sudah kehilangan keperjakaannya; atau sering menipu kehormatan wanita, atau sesudah menikah menyeleweng dengan orang lain; atau setelah masuk biara lalu melanggar pantang berzinah; atau melakukan hubungan badan dengan kerabat dekat sendiri yang dilarang oleh hukum atau adat (incest); atau terlibat kasus perkosaan; akar nafsu percabulannya sungguh amat jahat, ke semuanya ini dihukum masuk neraka kami dan menerima siksa yang seram.

CiHoet : Nasehatku pada umat di dunia, janganlah melakukan dosa berzinah, dosa ini paling berat, apalagi bagi orang yang membina di jalan keTuhanan, sudah sepantasnya lebih meningkatkan kewaspadaan, jika sampai melanggar pantangan berzinah, takkan mendapat pengampunan, selain mendapat bagian tempat di “Neraka Congkel Hati”,masih ada juga yang harus ke neraka ini menerima siksaan lagi,namun Tuhan sebenarnya Maha Pemurah, selalu memberi kesempatan, jika sesudah membaca kitab “Melawat keAlam Neraka” ini bisa membulatkan tekad bertobat dan memperbaiki dirinya, dan banyak  beramal mencetak kitab “Melawat ke Alam Neraka” ini untuk menyadarkan umat, serta tak mengulangi perbuatan dosanya, maka Giok Tee bertitah, untuk meringankan atau bahkan menghapus dosanya.

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s